JawaPos Radar | Iklan Jitu

Sikat Mafia Perikanan, Jokowi Klaim Berhasil Berantas Illegal Fishing

17 Februari 2019, 23:09:04 WIB
Sikat Mafia Perikanan, Jokowi Klaim Berhasil Berantas Illegal Fishing
Joko Widodo dalam debat capres kedua di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (17/2). (ISSAK RAMDHANI/JAWAPOS.COM)
Share this

JawaPos.com - Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) membanggakan keberhasilannya di sektor kemaritiman. Dia menyebut telah berhasil memberantas para mafia ikan yang melakukan illegal fishing atau pencurian ikan.

"Sekarang ini yang banyaknya 7000 (kapal pencuri ikan) dapat dikatakan sudah tidak ada. Ini jadi kesempatan untuk memanfaatkan SDA laut kita terutama ikan-ikan agar mereka (nelayan) bisa sejahtera," ujarnya di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2).

Selain itu, mantan Wali Kota Solo tersebut juga membanggakan kemudahan proses perizinan yang diberikan oleh Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) dan daerah.

Sikat Mafia Perikanan, Jokowi Klaim Berhasil Berantas Illegal Fishing
Ilustrasi penenggelaman kapal asing yang tertangkap melakukan illegal fishing di perairan Indonesia (DOK.JAWAPOS.COM)

Dikatakan Jokowi, saat ini untuk kapal berukuran di bawah 10 Gross Tonnage (GT) sudah tidak lagi memerlukan izin. Menurut dia, hal itu dilakukan untuk mempermudah nelan-nelayan kecil mencari ikan di perairan.

"Hanya kapal berukuran 10-30 ke atas yang harus mendapatkan izin baik dari KKP maupun provinsi. Kita harapkan dengan semakin cepatnya perizinan, yang (nelayan) kecil-kecil bisa dapat ikan lebih banyak lagi. Ketiga kita ada bank mikro nelayan untuk mempermudah akses permodalan mereka," jelas dia.

Sekedar informasi, hingga 2018 lalu sebanyak 488 kapal asing berhasil ditenggelamkan oleh KKP. Kapal terbanyak yang ditenggelamkan berasal dari negara Vietnam, yakni sebanyak 276 kapal.

Adapun rincian penenggelaman kapal pada periode pemerintahan Presiden Jokowi adalah Vietnam 276 kapal, Filipina 90 kapal, Thailand 50 kapal, dan Malaysia 41 kapal.

Kemudian ada juga kapal ilegal dalam negeri yang mencuri ikan sebanyak 26 kapal serta Papua Nugini 2 kapal. Dari negara mitra dagang Tiongkok 1 kapal, Belize 1 kapal dan dari tanpa negara 1 kapal.

Editor           : Mohamad Nur Asikin
Reporter      : Hana Adi

Alur Cerita Berita

TKN: Tidak Benar Jokowi Gunakan Earpiece 17 Februari 2019, 23:09:04 WIB
Keriuhan Pendukung Perlu Dievaluasi 17 Februari 2019, 23:09:04 WIB
Sandiaga Absen, Prabowo Ditemani Titiek Soeharto 17 Februari 2019, 23:09:04 WIB
Debat Kedua, Jokowi Ditemani Kahiyang dan Suami 17 Februari 2019, 23:09:04 WIB
Punya Cara Berbeda Beri Dukungan 17 Februari 2019, 23:09:04 WIB
Jokowi Fokus Substansi, Prabowo Tampil Orisinal 17 Februari 2019, 23:09:04 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini