JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pembiayaan Adira di Sektor Otomotif 2018 Naik Signifikan

16 Februari 2019, 16:25:47 WIB
Pembiayaan Adira di Sektor Otomotif 2018 Naik Signifikan
Presiden Direktur Adira Finance,  Hafid Hadeli, (Tengah) didampingi petinggi Adira Finance lainnya. (Wilfridus Zenobius Kolo / JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Hingga Desember 2018, penjualan sepeda motor domestik terus menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan, tercatat sebesar 6.4 juta unit atau tumbuh sebesar 8.4 persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini merupakan pertumbuhan tahunan tertinggi sejak penurunan penjualan domestik pada tahun 2015. 

Sementara penjualan mobil terus tumbuh sebesar 7 persen menjadi 1,15 juta unit, didukung oleh pertumbuhan penjualan mobil komersial baru sebesar 18 persen dan mobil penumpang baru sebesar 4 persen. Proyek-Proyek infrastruktur, konstruksi, dan pertambangan juga membantu meningkatkan penjualan pada segmen mobil komersial.

“Secara keseluruhan, Adira Finance membukukan penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp 38,2 triliun selama tahun 2018, yang tumbuh sebesar 17 persen dibandingkan tahun 2017. Kedua segmen sepeda motor baru dan mobil baru berkontribusi besar terhadap pertumbuhan secara keseluruhan. 

Didorong oleh pertumbuhan pembiayaan baru, piutang yang dikelola tumbuh 13 persen menjadi Rp 51,3 triliun. Kami juga puas telah membukukan pertumbuhan laba bersih yang kuat yang mencapai Rp 1.8 triliun”, Kata Presiden Direktur Adira Finance,  Hafid Hadeli, Jumat (15/2) di Jakarta.

Pembiayaan mobil naik 23 persen (y/y) dari tahun 2017 menjadi Rp 16,8 triliun. Pertumbuhan secara keseluruhan didorong oleh pembiayaan mobil baru yang tumbuh sebesar 27 persen menjadi Rp 10 triliun. Mobil komersial baru membukukan pertumbuhan yang lebih kuat sebesar 43 persen menjadi Rp 5,6 triliun dibandingkan dengan pertumbuhan mobil penumpang baru sebesar 10 persen menjadi Rp 4,5 triliun. 

Segmen mobil bekas tumbuh sebesar 18 persen menjadi Rp6,8 triliun, sebagian besar didorong oleh pertumbuhan mobil penumpang bekas sebesar 23 persen. Dengan demikian, kami dapat meningkatkan pangsa pasar pada pembiayaan mobil hingga mencapai sebesar 4,8 persen dari total penjualan mobil domestik di tahun 2018.

Segmen sepeda motor mencatat pertumbuhan sebesar 15 persen dibandingkan tahun 2017 menjadi Rp 19,0 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan dari pembiayaan motor baru sebesar 20 persen sehingga kami membukukan kenaikan pangsa pasar sebesar 60 bps (basis points) menjadi 11,8 persen di tahun 2018. 

Pada tahun 2018, Adira Finance membukukan laba bersih sebesar Rp 1,82 triliun, naik sebesar 29 persen dibandingkan tahun 2017. Sebuah angka yang tinggi 

untuk menyongsong tahun 2018, dengan target pertumbuhan 5 sampai 10 persen dengan rencana angka pembiayaan Rp 58 Triliun.

Secara keseluruhan, laba bersih yang lebih tinggi di dorong oleh kenaikan pendapatan bunga sebesar 12 persen menjadi sebesar Rp 10,9 triliun, sementara 

beban bunga hanya tumbuh sebesar 3 persen. Oleh karena itu, pendapatan bunga bersih meningkat sebesar 19 persen menjadi Rp 6,7 triliun dimana memberikan kontribusi yang besar terhadap pertumbuhan profitabilitas secara keseluruhan. 

Editor           : Teguh Jiwa Brata
Reporter      : Wilfridus Zenobius Kolo

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini